Oleh Nuraini
SDN 1 Dasan Tereng dengan Branding Sdensa Santer Apik, berusaha membuat semua menjadi APIK.
"Aizsa menyapa," begitu judul tulisan saya kali ini. Tulisan yang di dalamnya berisi tentang kegiatan di SDN 1 Dasan Tereng pada bulan Ramadan. Aizsa bukanlah nama orang melainkan akronim dari induk sebuah program yang dilaksanakan di SDN 1 Dasan Tereng. Merupakan sebuah induk kegiatan, tentu mempunyai banyak kegiatan yang bernaung di bawahnya atau di dalamnya.
"Aizsa," adalah singkatan dari amal, infak, zakat dan sadakah. Program ini merupakan program yang berasal dari, oleh siswa dan warga sekolah untuk siswa, warga sekolah dan warga sekitar.
SDN 1 Dasan Tereng memberikan nama program ini dengan nama,"Sapa Aizsa, Aizsa Menyapa." Program ini awalnya bernama ,"Aizsa 100," namun karena dampaknya dirasakan sangat besar, antusiasme warga sekolah dipandang besar untuk mendukung program ini dan kebermanfatannya juga menyentuh banyak orang, termasuk masyarakat, maka program ini diberi nama,"Sapa Aizsa, Aizsa Menyapa."
Pada bulan Ramadan ini, Aizsa menyapa dengan kegiatan menerima dan menyalurkan zakat fitrah, infak dan sadakah serta memberikan santunan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu dan anak tidak mampu. Kegiatan ini sudah berjalan setiap tahun dan sudah terprogram dengan baik.
Dalam penyaluran, sekolah bekerja sama dengan Kepala Dusun yang menjadi sumber murid. Ada 3 dusun yang menjadi sasaran. Setiap dusun melalui Kepala Dusun diberikan kupon untuk disebarkan ke wilayah masing-masing. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa Kepala Dusun lebih mengetahui warganya yang berhak menerima. Jumlah kupon yang diterima setiap dusun berbeda sesuai dengan luas wilayah dan jumlah siswa.
Selanjutnya, penerima kupon datang sendiri mengambil zakat dengan membawa kupon yang sudah diberikan oleh Kepala Dusun.
Sementara, tentang kegiatan nuzulul Qur'an ini , dilaporkan baru pertama kali dilaksanakan malam hari. Akan diusahakan selanjutnya dilaksanakan malam hari dengan koordinasi dan perencanaan yang matang dengan semua unsur masyarakat, mengingat letak sekolah di sisi jalan yang lalu lintasnya sangat ramai.
Pada kegiatan ini, diundang Kepala Desa, Kadus, Ketua Komite, guru dan tentu siswa-siswi khususnya kelas 6.
Banyak nilai keteladanan dan pembiasaan baik yang bisa diambil oleh siswa-siswi melalui program,"Sapa Aizsa, Aizsa Menyapa," ini. Dalam kaitannya dengan profil Pelajar Pancasila ada dimensi yang berhubungan dengan kegiatan ini. Dimensi Beriman, bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, dimensi Bergotong royong juga terekam menjadi pembiasaan mulai dari awal kegiatan ini.
Harapan kegiatan ini bisa berlanjut dan menyentuh banyak orang.
Lombok, 19 April 2023.













