Oleh Nuraini
![]() |
| Dokumen Pribadi |
Sekolah Dasar Negeri 1 Dasan Tereng, merupakan salah satu sekolah penyelenggara program sekolah penggerak. Dalam kapasitasnya sebagai sekolah penggerak, Kepala sekolah mempunyai ekspektasi bahwa di sekolahnya harus ada gurunya yang mendaftar dan lulus sebagai guru penggerak.
Memuluskan pencapaian ekspektasi itu, Nuraini selaku Kepala SDN 1 Dasan Tereng berupaya agar ekspektasinya tentang keberadaan guru penggerak di sekolahnya terwujud dengan berbagai trik. Memulai dengan memotivasi dan memberikan dukungan maksimal kepada guru di sekolanya yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon guru penggerak. Pendampingan pun dilakukan mulai dari mendaftar, penyelasaian cv, uploud dokumen sampai pada pengerjaan essai. Tidak hanya itu, pengalamannya saat wawancara calon Kepala Sekolah Penggerak pun ia bagi pada gurunya yang menjadi Calon Guru Penggerak.
Keinginan atau harapannya kini terwujud. Dua orang guru dari 4 orang yang mendaftar lulus pada seleksi calon guru penggerak angkatan 10 setelah 1 orang gurunya lulus CGP angkatan 6.
Satu etafe dimulai dari Balai Guru Penggerak dengan menghadirkan Kepala Sekolah dan calon guru penggerak dalan satu kegiatan yakni,"Lokakarya Orientasi Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 10."
Hadirnya Kepala Sekolah pada lokakarya ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan kepada CGP di sekolah masing-masing.
Keberadaan Kepala Sekolah dalam kegiatan CGP ini tidak hanya pada sesi umum, namun akan mendampingi calon guru penggerak masing-masing.
Pesan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, H. Nasrun, S.Pd.,MM, kepada calon guru penggerak pada kesempatan ini adalah,"Terus bekerja motivasi diri dan tetap semangat. Semoga CGP angkatan 10 ini lebih baik dari CGP sebelumnya."


Guru bergerak, Indonesia maju
BalasHapus